Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Kartu Berbenah Disiapkan, Pemko Tanjungpinang Satukan Data Bantuan dalam Satu Sistem Digital

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza mengenakan pakaian adat Melayu saat menghadiri kegiatan resmi di Kota Tanjungpinang, Selasa (21/4). Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza mengenakan pakaian adat Melayu saat menghadiri kegiatan resmi di Kota Tanjungpinang, Selasa (21/4).

Tanjungpinang, (Advetorial) – Pemerintah Kota Tanjungpinang menyiapkan transformasi sistem penyaluran bantuan dan layanan publik melalui program Bima Sakti Kartu Berbenah yang akan mengintegrasikan seluruh data penerima manfaat ke dalam satu basis data digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan sistem one single data entry yang ditujukan untuk memperbaiki akurasi data penerima bantuan sekaligus menyatukan berbagai layanan lintas sektor dalam satu sistem terintegrasi.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan saat ini pemerintah masih melakukan pemutakhiran data serta menyiapkan regulasi sebagai dasar penerapan sistem tersebut.

“Semua data penerima manfaat kita satukan dalam satu sistem. Jadi cukup satu kartu saja, masyarakat tidak perlu lagi mengurus berulang-ulang untuk mendapatkan layanan. InsyaAllah diluncurkan Agustus 2026,” kata Lis, Selasa (21/4/2026).

Melalui Kartu Berbenah, berbagai layanan pemerintah seperti kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi UMKM akan terhubung dalam satu sistem data terpadu berbasis digital. Masyarakat nantinya cukup menggunakan satu kartu untuk mengakses seluruh layanan tersebut.

Program ini juga diarahkan untuk mempercepat proses pelayanan publik serta mengurangi potensi duplikasi dan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan.

“Ke depan tidak lagi diperlukan surat pengantar atau proses administrasi yang berulang. Cukup scan kartu, seluruh data penerima akan langsung muncul dalam sistem,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menjelaskan implementasi program ini akan melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Seluruh OPD akan terintegrasi dalam satu sistem data Kartu Berbenah. Saat ini kami sedang menyiapkan aspek teknis serta tahapan peluncurannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Sosial akan menjadi garda terdepan dalam penentuan penerima bantuan sosial, sementara Dinas Pendidikan akan mengintegrasikan program seperti Program Indonesia Pintar (PIP) ke dalam sistem tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama program.

DTSEN merupakan integrasi data berbasis NIK yang menggabungkan DTKS, P3KE, dan Regsosek untuk memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

“Data sudah tersedia dan dikelola oleh operator. Kami siap mendukung pelaksanaan program ini,” ujarnya.

Program Bima Sakti melalui Kartu Berbenah yang digagas Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza ini bertujuan membangun basis data terpadu penerima bantuan daerah, mengurangi duplikasi dan kebocoran data, meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan, serta menyediakan dashboard pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah.

Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan seluruh program bantuan lintas OPD agar lebih terkoordinasi dalam satu ekosistem data.

Dari sisi manfaat, penerima bantuan akan memiliki identitas yang valid dan terverifikasi, data tersusun secara sistematis, serta riwayat penerimaan bantuan tercatat dalam sistem digital. Penyaluran bantuan juga diarahkan secara non-tunai melalui mekanisme perbankan. (Reza/Dinas Kominfo)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah