Anambas — Kapal pesiar Odyssey berlabuh jangkar di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas selama empat hari sebagai bagian dari pelayaran wisata internasional.
Chief Purser Kapal Odyssey, Alix, mengatakan kapal tersebut akan berada di Anambas selama empat hari sebelum melanjutkan pelayaran menuju Kabupaten Bintan.
“Kami akan berada di sini selama empat hari. Setelah itu, kami akan pergi ke Bintan,” ujar Alix saat berbincang dengan petugas setempat, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, Kapal Odyssey membawa sebanyak 241 penumpang dan didukung oleh 195 orang kru.
Setelah meninggalkan Anambas, kapal dijadwalkan singgah di sejumlah pelabuhan lain di Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan menuju Malaysia pada 1 Juli 2026.
“Kami akan singgah di beberapa pelabuhan di Indonesia terlebih dahulu, kemudian pada 1 Juli kami melanjutkan pelayaran ke Malaysia,” katanya.
Selama berada di Anambas, pihak kapal mendorong para penumpang untuk turun ke darat dan menikmati keindahan alam serta budaya lokal.
Menurut Alix, para penumpang diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi Anambas di sela waktu luang mereka, dengan tetap memperhatikan jadwal dan tanggung jawab masing-masing.
“Kami menyarankan semua orang untuk turun ke darat jika memiliki waktu luang. Mungkin nanti sore mereka bisa keluar lagi dan lebih mengeksplorasi tempat ini,” ujarnya.
Kedatangan Kapal Odyssey disambut baik oleh petugas setempat. Mereka berharap seluruh penumpang dan kru dapat menikmati kunjungan selama berada di Anambas.
“Kami berharap Anda menikmati waktu di sini. Jika membutuhkan bantuan apa pun, silakan menghubungi agen kami. Pihak berwenang di sini tentu akan mendukung,” kata seorang petugas.
Sementara itu, Alix mengaku terkesan dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki Kepulauan Anambas.
“Tempat ini sangat indah. Sangat, sangat indah. Saya berharap lebih banyak orang dapat datang dan merasakan keunikan budayanya. Ini benar-benar sangat bagus,” tuturnya.













