Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Batam

Bea Cukai Batam Catat 554 Penindakan dan Penerimaan Negara Rp474,86 Miliar hingga Juni 2026

badge-check


					Tumpukan barang kena cukai berupa rokok tanpa pita cukai yang berhasil diamankan Bea Cukai Batam dalam salah satu operasi penindakan di wilayah perairan Batam. Sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, Bea Cukai Batam mencatat 83 penindakan di sektor barang kena cukai dengan total lebih dari 4,7 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan. Perbesar

Tumpukan barang kena cukai berupa rokok tanpa pita cukai yang berhasil diamankan Bea Cukai Batam dalam salah satu operasi penindakan di wilayah perairan Batam. Sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, Bea Cukai Batam mencatat 83 penindakan di sektor barang kena cukai dengan total lebih dari 4,7 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan.

Batam – Bea Cukai Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026. Sebanyak 554 Surat Bukti Penindakan (SBP) berhasil diterbitkan dengan total penerimaan negara mencapai Rp474,86 miliar.

Capaian tersebut mencerminkan konsistensi pengawasan dan pelayanan di tengah dinamika kawasan perdagangan bebas.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan realisasi penerimaan hingga 21 Juni 2026 telah mencapai 68,92 persen dari target tahun berjalan.

“Selain telah memenuhi target semester pertama, penerimaan juga tumbuh 11,79 persen dibandingkan total penerimaan tahun 2025,” ujar Setiawan, Jumat (26/6/2026).

Dari total penerimaan tersebut, Bea Masuk menyumbang Rp198,32 miliar, sedangkan Bea Keluar mencapai Rp254,47 miliar.

Sementara itu, realisasi penerimaan cukai tercatat sebesar Rp22,06 miliar atau 41,30 persen dari target tahun 2026. Bea Cukai Batam juga berhasil mengamankan tambahan penerimaan sebesar Rp2,56 miliar melalui penagihan utang cukai, kekurangan pembayaran cukai, serta sanksi administrasi berupa denda dan bunga.

Di sektor pengawasan Barang Kena Cukai (BKC), Bea Cukai Batam mencatat 83 SBP dengan total lebih dari 4,7 juta batang hasil tembakau dan 147,32 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) berhasil diamankan.

Salah satu penindakan signifikan terjadi pada 29 Januari 2026 dengan pengamanan 420 ribu batang rokok tanpa pita cukai. Selanjutnya, pada 12 Maret 2026, petugas kembali menggagalkan penyelundupan 1,12 juta batang rokok ilegal melalui jalur laut.

Selain itu, Bea Cukai Batam juga tengah menggencarkan Operasi ASAP (Amankan Sumber Asal Penerimaan) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh unit vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Operasi ini menyasar pengawasan mulai dari tingkat produsen hingga distributor barang kena cukai.

Pada bidang pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), Bea Cukai Batam mencatat 18 penindakan sepanjang semester pertama 2026.

Sebanyak lebih dari 3.100 gram methamphetamine berhasil diamankan dalam 10 penindakan. Penindakan terbaru dilakukan pada 19 Juni 2026 dengan mengamankan lebih dari 1.004 gram methamphetamine yang disembunyikan dalam barang kiriman di Tempat Penimbunan Sementara (TPS).

Selain itu, petugas juga mengungkap lima kasus penyelundupan cartridge vape yang mengandung Etomidate dengan total barang bukti lebih dari 1.590 unit.

Modus penyelundupan yang digunakan pelaku pun terus berkembang, mulai dari body strapping atau melekatkan barang pada tubuh, menyembunyikannya dalam pakaian modifikasi, hingga menyamarkannya di dalam peralatan rumah tangga.

Seluruh barang bukti beserta pelaku telah diserahkan kepada pihak Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau.

Tak hanya itu, Bea Cukai Batam juga melakukan 15 penindakan terhadap pembawaan uang tunai tanpa pemberitahuan dengan total barang hasil penindakan mencapai Rp3,04 miliar dan sanksi administrasi sebesar Rp313,1 juta.

Penindakan lain yang turut menjadi perhatian adalah penggagalan penyelundupan 231.130 ekor Benih Bening Lobster (BBL) melalui jalur laut pada 2 Februari 2026.

Kemudian, pada 11 Februari 2026, petugas menggagalkan penyelundupan 223 keping logam mulia emas yang disembunyikan dalam barang bawaan penumpang di Pelabuhan Batam Center.

Di sektor perdagangan ilegal, Bea Cukai Batam juga mencatat 274 penindakan terhadap pakaian bekas ilegal atau ballpress dengan total 2.320 koli berhasil diamankan.

Menurut Setiawan, konsistensi penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya melindungi masyarakat sebagai konsumen sekaligus menjaga ekosistem industri dalam negeri.

“Capaian kinerja dalam setengah tahun ini adalah bukti bahwa pengawasan BC Batam semakin ketat dan adaptif terhadap berbagai modus pelanggaran. Dari sisi penerimaan, kita sudah memenuhi bahkan melampaui target semester ini,” katanya.

Setiawan menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi bersama Kepolisian, BNN, BPOM, dan berbagai instansi penegak hukum lainnya.

Bea Cukai Batam berkomitmen terus memperkuat pengawasan di seluruh titik masuk wilayah Batam serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aliansi Relawan MBG Batam: Program Makan Bergizi Gratis Harus Terus Berjalan

20 Juni 2026 - 12:06

Aktivitas Cut and Fill di Kawasan Dekat Bandara Hang Nadim Batam Jadi Sorotan

14 Juni 2026 - 08:47

Aktivitas Cut and Fill di Wilayah Sekupang Jadi Sorotan, Kejelasan Perizinan Masih Ditelusuri

13 Juni 2026 - 22:07

6 Usulan Pola Ruang Anambas Diterima Pansus RTRW Kepri, Bupati Aneng: Langkah Awal yang Baik

10 Juni 2026 - 13:54

Imigrasi Batam Bentuk Desa Binaan Imigrasi di Tanjung Sengkuang, Perkuat Pencegahan Perdagangan Orang

10 Juni 2026 - 11:08

Trending di Batam