Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Gotong Royong Bangun Unjam, Nelayan Desa Sunggak Berharap Dukungan Dinas Perikanan Anambas

badge-check


					Sejumlah nelayan jongkong di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengangkut unjam (rumpon) ke atas kapal sebelum dipasang di perairan setempat, Jumat (10/7/2026). Perbesar

Sejumlah nelayan jongkong di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengangkut unjam (rumpon) ke atas kapal sebelum dipasang di perairan setempat, Jumat (10/7/2026).

Anambas — Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama nelayan jongkong di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas. Secara swadaya, mereka bersama-sama membuat unjam (rumpon) untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan sekaligus mempermudah aktivitas melaut, Jumat (10/7/2026).

Pembuatan unjam dilakukan mulai dari proses perakitan hingga pengangkutan ke lokasi pemasangan. Seluruh pekerjaan dikerjakan bersama oleh anggota kelompok nelayan sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga mata pencaharian mereka.

Ketua Nelayan Jongkong Desa Sunggak, Ruslan, mengapresiasi kekompakan seluruh anggota kelompok yang telah menyisihkan waktu dan tenaga untuk menyelesaikan pembuatan unjam tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Toni, seorang nelayan tangkap, yang turut membantu mengangkut unjam hingga ke lokasi pemasangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota kelompok yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama membuat unjam. Terima kasih juga kepada Saudara Toni yang telah membantu mengantar unjam yang kami buat,” kata Ruslan.

Menurut Ruslan, keberadaan unjam memiliki peran penting bagi nelayan jongkong karena menjadi tempat berkumpulnya ikan. Dengan demikian, nelayan tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan yang memadai.

Namun, di balik semangat kebersamaan tersebut, para nelayan masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Seluruh proses pembuatan unjam dilakukan secara swadaya sehingga jumlah unjam yang dapat dibuat masih sangat terbatas.

“Untuk membuat satu unjam saja kami cukup kewalahan karena keterbatasan biaya. Semua dilakukan secara swadaya oleh anggota kelompok,” ujarnya.

Karena itu, Ruslan berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Perikanan dapat memberikan perhatian kepada nelayan jongkong di Desa Sunggak melalui bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan.

Menurutnya, kebutuhan nelayan tidak hanya sebatas alat tangkap, tetapi juga perlengkapan pendukung seperti tali unjam, tali pancing, mata pancing, hingga kebutuhan operasional lainnya yang dapat menunjang produktivitas nelayan.

“Kami berharap Dinas Perikanan dapat membantu kebutuhan nelayan, seperti tali untuk unjam, tali pancing, mata pancing, dan perlengkapan lainnya agar kami bisa terus meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan,” tutup Ruslan. (Azmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah