Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Bupati Anambas Apresiasi KUFPEC, UMKM Lokal Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan kata sambutan saat kegiatan penyerahan bantuan alat pendukung usaha dan fasilitasi legalitas produk bagi pelaku UMKM dari PT KUFPEC Indonesia, di Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Senin (26/10/2026). Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan kata sambutan saat kegiatan penyerahan bantuan alat pendukung usaha dan fasilitasi legalitas produk bagi pelaku UMKM dari PT KUFPEC Indonesia, di Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Senin (26/10/2026).

Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengapresiasi kontribusi PT Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC) Indonesia (Anambas) B.V. dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyerahan bantuan alat pendukung usaha dan fasilitasi legalitas produk lokal.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Prof. Dr. Mohamad Zen, Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Pasir Peti, Senin (26/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Aneng bersama Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E.

Program bantuan tersebut merupakan kerja sama KUFPEC Indonesia dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam sambutannya, Aneng menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KUFPEC atas kepedulian serta kontribusinya terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong perkembangan UMKM.

Menurutnya, UMKM menjadi salah satu sektor penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Hal itu termasuk usaha yang bergerak di bidang pengolahan hasil laut maupun sektor ekonomi kreatif lainnya.

Meski memiliki potensi besar, pelaku UMKM di Kepulauan Anambas masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya keterbatasan teknologi, belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital, serta tingginya biaya transportasi dan pengiriman produk akibat kondisi geografis wilayah kepulauan.

Karena itu, Aneng berharap bantuan peralatan usaha, pembinaan, serta fasilitasi legalitas dan sertifikasi halal dapat membantu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas daya saing UMKM lokal.

Dia juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlanjutan usaha.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap dukungan KUFPEC terhadap masyarakat dapat terus berlanjut, seiring dengan keberlangsungan operasional perusahaan di wilayah tersebut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku UMKM, pengembangan produk lokal diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar daerah, tetapi juga menembus pasar yang lebih luas. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Chaidar: Audit Blackout Batam-Bintan Lebih Luas dari Temuan Polisi

30 Oktober 2026 - 08:50

Bupati Anambas Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Karakter dan Kepedulian Generasi Muda

28 Oktober 2026 - 20:36

Luki Zaiman Beri Penjelasan soal Kinerja dan Keuangan BUMD Kepri

28 Oktober 2026 - 16:50

RJK & Partners Hadiri Sidang PK Tipikor, Wakili Mantan Kepala BP FTZ Bintan

28 Oktober 2026 - 16:08

Evaluasi BUMD Kepri Belum Jelas, Asisten II Luki Zaiman Jawab “Sip”

28 Oktober 2026 - 10:45

Trending di Daerah