Batam – DPRD Kota Batam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan unsur legislatif, eksekutif, Forkopimda, hingga masyarakat, Sabtu (31/10/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum bagi lembaga legislatif Kota Batam untuk memperkuat kebersamaan sekaligus merefleksikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai lembaga perwakilan rakyat.
Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin mengatakan, peringatan HUT ke-26 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat seluruh anggota DPRD dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Ia menegaskan, DPRD merupakan lembaga yang menerapkan prinsip kolektif kolegial dalam mengambil keputusan. Karena itu, setiap keputusan harus melalui pembahasan dan persetujuan bersama.
“DPRD ini lembaga yang dalam mengambil keputusan adalah kolektif kolegial, artinya harus diputuskan bersama. Jadi, mungkin rekan-rekan semua, kursi Dewan yang susah payah diraih itu dijaga dan jangan sering ditinggalkan,” kata Kamaluddin sembari tersenyum.
Menurutnya, DPRD Kota Batam memiliki tiga fungsi utama yang harus dijalankan secara optimal, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Ketiga fungsi tersebut, lanjut Kamaluddin, membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak serta keterlibatan masyarakat agar kebijakan dan keputusan yang dihasilkan dapat mendukung kemajuan Kota Batam.
“Tentu dengan berkolaborasi bersama pihak terkait dan melibatkan masyarakat, fungsi dapat dilaksanakan dengan baik dalam memajukan Kota Batam,” tegasnya.
Kamaluddin juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang selama ini turut membangun kolaborasi bersama DPRD.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam peringatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap sinergi DPRD Kota Batam dengan Pemerintah Kota Batam dan Forkopimda.
Menurut Amsakar, hubungan antarlembaga yang terjalin selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Saya dapat katakan bahwa dalam hal sinergi dan kolaborasi, DPRD periode ini paling solid dalam menjaga hubungan dengan Pemko dan Forkopimda,” ungkap Amsakar.
Ia juga menilai kritik yang disampaikan anggota DPRD kepada pemerintah daerah merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif.
“Jadi, meskipun ada kritik seperti saya terlambat hadir paripurna, itu sangat wajar. Namun, secara substansi sinergi dan kolaborasi kita sangat solid. Pembahasan anggaran selalu tepat waktu, dan dalam waktu singkat sejumlah Perda berhasil dibahas dan disahkan,” ujarnya.
Rangkaian HUT ke-26 DPRD Kota Batam turut dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan, di antaranya lomba nasi besar, turnamen minisoccer antarinstansi, dan lomba Domino Orado.
Untuk lomba nasi besar, Fraksi PDI Perjuangan meraih juara pertama, disusul Fraksi PKB sebagai juara kedua, dan Fraksi Hanura-PSI-PKN di posisi ketiga.
Turnamen minisoccer dimenangkan BP Batam, disusul Tim Pemko Batam sebagai juara kedua dan Tim Marinir 10 di posisi ketiga.
Sementara lomba Domino Orado dimenangkan Tim Satpol PP, diikuti Tim Kodaeral IV Batam sebagai juara kedua dan Tim Diskominfo di posisi ketiga.
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Muhammad Yunus Muda, SE, mengatakan berbagai perlombaan tersebut digelar agar peringatan HUT DPRD dapat dirasakan oleh banyak pihak dan memberikan kesan lebih bermakna.
Perayaan juga diisi dengan pembagian doorprize. Dua unit sepeda motor menjadi hadiah utama yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Melalui momentum HUT ke-26 tersebut, DPRD Kota Batam berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi semakin kuat sehingga pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat terus berjalan dengan melibatkan kepentingan masyarakat. (Reza)













