Batam – Seluruh pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri malam Anugerah Investasi 2026 yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam di Hotel Mercure, Jumat (30/10/2026) malam. Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II Budi Mardiyanto, SE, MM, serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda, SE.
Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin mengapresiasi penyelenggaraan Anugerah Investasi 2026. Dia menegaskan DPRD berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Kehadiran lengkap kami ini menegaskan komitmen penuh DPRD Kota Batam dalam mendukung investasi. Terima kasih kepada Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam, seluruh jajaran, serta semua pihak yang telah mendukung perkembangan investasi di Batam sehingga tetap tumbuh solid,” ujarnya.
Kamaluddin juga menyampaikan apresiasi kepada para investor yang telah menanamkan modalnya di Batam. Menurutnya, masukan dari kalangan pengusaha menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan dunia usaha dan meningkatkan daya saing daerah.
“Kepada para penerima anugerah, kami ucapkan selamat. Terima kasih juga kepada seluruh investor yang telah berinvestasi di Batam. Kami selalu siap menerima masukan dan bersinergi untuk mendorong investasi serta dunia usaha semakin maju dan berdaya saing,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, BP Batam memberikan penghargaan kepada sejumlah investor, pelaku ekonomi, dan perusahaan yang dinilai berkontribusi terhadap perekonomian daerah melalui berbagai sektor usaha.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan, realisasi investasi Batam berdasarkan metode bottom up pada triwulan III 2026 mencapai Rp59,73 triliun atau 85,33 persen dari target Rp70 triliun. Dia optimistis sisa target sekitar Rp10 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester I 2026 tercatat sebesar 7,28 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,45 persen.
Penghargaan Anugerah Investasi 2026 diberikan dalam berbagai kategori, mulai dari realisasi investasi, ekspor, pemanfaatan teknologi, infrastruktur, energi berkelanjutan, pengelolaan limbah, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah perusahaan yang menerima penghargaan di antaranya PT Ecogreen Oleochemicals untuk kategori ekspor tertinggi, PT Tanjung Sauh Power sebagai PMDN dengan investasi terbesar, serta PT Digitalland Services Two sebagai PMA dengan investasi terbesar.
Penghargaan juga diberikan kepada PT Infineon Technologies Batam, PT Marcopolo Shipyard, PT Schneider Electric Manufacturing Batam, PT Epson Batam, PT TDK Electronics Indonesia, dan PT Satnusa Persada Tbk, serta sejumlah perusahaan dan pelaku usaha lainnya.
Melalui momentum tersebut, DPRD Kota Batam menegaskan dukungannya terhadap kolaborasi antarlembaga pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga pertumbuhan investasi serta memperkuat perekonomian daerah. (Reza)













