Anambas – Hamparan sawah hijau yang membentang di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, menjadi simbol semangat petani dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Semangat itu terlihat saat Kelompok Tani Makmur Jaya menggelar panen raya padi sawah yang dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu, Sabtu (13/6/2026).
Kehadiran kedua pimpinan daerah di tengah para petani menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terhadap pengembangan sektor pertanian. Meski dikenal sebagai daerah kepulauan dengan potensi maritim yang besar, Anambas terus menunjukkan bahwa sektor pertanian juga memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Suasana panen raya berlangsung penuh kebersamaan. Para petani tampak antusias menyambut kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang turut menyaksikan hasil kerja keras mereka selama satu musim tanam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Kepala Desa Pesisir Timur, serta Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Anambas.
Panen raya ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Kepulauan Anambas. Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Aneng mengatakan pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi petani melalui berbagai program, mulai dari penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembinaan kelompok tani, hingga membuka akses pasar bagi hasil pertanian masyarakat.
“Pemda akan terus mendukung para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat. Hijau sawah Pesisir Timur ini adalah harapan kita bersama,” kata Aneng.
Menurutnya, keberhasilan petani dalam mengelola lahan pertanian menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki prospek yang menjanjikan bagi daerah kepulauan seperti Anambas.
“Petani kuat, pangan aman, Anambas sejahtera,” tegasnya.
Panen raya tersebut menjadi gambaran optimisme masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan. Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, para petani Pesisir Timur membuktikan bahwa kerja keras dan kolaborasi mampu menghasilkan panen yang membanggakan serta memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan daerah. (Azmi)













