Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

Damkar Tanjungpinang Evakuasi Ular 5 Meter Terjepit di Saluran Drainase Dompak

badge-check


					Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit. Perbesar

Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit.

Tanjungpinang – Seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter dievakuasi oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang setelah terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi.

Ular tersebut ditemukan di sela-sela pipa saluran air di bawah talud jalan. Diduga, sebelum masuk ke dalam saluran sempit itu, ular sempat memangsa seekor kucing sehingga tubuhnya membesar dan tidak dapat keluar kembali.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga bernama Darwin saat hendak mengecek pompong di sekitar lokasi. Ia melihat bagian tubuh ular di sela-sela saluran drainase dan segera melaporkannya kepada petugas Damkar sekitar pukul 08.00 WIB.

Mendapat laporan tersebut, tim piket Damkar langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Upaya penyelamatan berlangsung cukup dramatis karena ruang yang sempit membuat petugas kesulitan menarik tubuh ular.

Petugas bersama warga akhirnya menarik ular secara perlahan hingga berhasil dikeluarkan. Saat dievakuasi, kondisi ular terlihat lemas dan terdapat beberapa luka pada tubuhnya, bahkan diduga mengalami patah tulang akibat terjepit.

Untuk menghindari keresahan warga, ular tersebut kemudian dibawa dan dilepasliarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung proses evakuasi. (Tumarmi)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah