Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

HMNI Kepri Audiensi dengan BP Bintan, Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan Pesisir

badge-check


					Pengurus Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau berfoto bersama jajaran Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan usai audiensi di kantor BP Bintan, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas sinergi dan upaya peningkatan kesejahteraan nelayan di wilayah Kepulauan Riau. Perbesar

Pengurus Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau berfoto bersama jajaran Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan usai audiensi di kantor BP Bintan, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas sinergi dan upaya peningkatan kesejahteraan nelayan di wilayah Kepulauan Riau.

Tanjungpinang – Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau menggelar audiensi dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan (BP Bintan), Selasa (24/2/2026).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua HMNI Provinsi Kepri, Ravi Azhar, bersama jajaran pengurus. Sementara dari pihak BP Bintan, pertemuan dihadiri Wakil Ketua Abi Manyu serta Yulis Helen yang membidangi penindakan.

Pertemuan ini merupakan bagian dari langkah strategis HMNI dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan nelayan di wilayah Kepulauan Riau. Organisasi tersebut secara berkala melakukan audiensi dengan instansi pemerintah yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

Ketua HMNI Kepri, Ravi Azhar, menyampaikan bahwa kondisi nelayan di Kepulauan Riau masih memerlukan perhatian serius. Menurutnya, banyak nelayan yang harus bekerja keras di tengah keterbatasan sarana dan kondisi cuaca yang tidak menentu demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Nelayan adalah ujung tombak perekonomian masyarakat pesisir. Namun hingga kini, kesejahteraan mereka masih jauh dari harapan. Inilah yang menjadi dasar kami terus bergerak dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

HMNI hadir sebagai wadah perjuangan dan pemersatu nelayan di Provinsi Kepulauan Riau. Organisasi ini berkomitmen menampung aspirasi masyarakat pesisir serta menjadi jembatan komunikasi antara nelayan dengan pemerintah dan lembaga terkait.

Audiensi dengan BP Bintan juga difokuskan pada upaya membangun sinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi nelayan dan pelaku usaha hasil laut di Kabupaten Bintan. HMNI berharap, melalui koordinasi yang intensif, akan terwujud kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh Kepulauan Riau. (Tumarmi)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah