Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

Rembug Stunting Anambas 2026: Bupati Aneng Tekankan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Generasi Bebas Stunting

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng (tengah), memimpin dan menyampaikan arahan saat kegiatan Rembug Stunting di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas. Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng (tengah), memimpin dan menyampaikan arahan saat kegiatan Rembug Stunting di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi emas bebas stunting melalui kegiatan Rembug Stunting bertema “Strategi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting”.

Kegiatan yang digelar di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026), menjadi bagian dari Pra Musrenbang Tematik yang memfokuskan pembahasan pada penguatan program percepatan penurunan stunting.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan semata tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tugas bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Keberhasilan program stunting sangat dipengaruhi oleh sektor non-kesehatan, dengan proporsi dukungan mencapai 70 persen. Karena itu, kita membutuhkan sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), prevalensi stunting di Kepulauan Anambas menunjukkan tren penurunan, dari 3,90 persen pada 2024 menjadi 3,79 persen pada 2025. Meski angka tersebut jauh di bawah ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20 persen, Bupati Aneng mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Anambas melanjutkan inovasi bertajuk GASING (Gerakan Anambas Sehat dan Bebas Stunting). Program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, komunitas, individu, perguruan tinggi, hingga dukungan CSR perusahaan.

Bupati juga menginstruksikan para camat untuk memastikan desa dan kelurahan mengalokasikan Dana Desa bagi kegiatan percepatan penurunan stunting. Terdapat lima paket layanan pokok yang harus difasilitasi, yakni layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih, serta layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Selain itu, desa-desa dengan angka stunting tinggi diminta melakukan inovasi program, serta memastikan rutinitas pengukuran dan penimbangan balita di Posyandu berjalan optimal.

Di akhir sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan atas kerja bersama dalam menekan angka stunting. Secara khusus, ia memberikan penghargaan kepada sembilan desa yang telah mencapai status Zero Stunting.

“Sembilan desa ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama. Saya berharap desa-desa lain dapat terinspirasi hingga seluruh wilayah Anambas benar-benar bebas dari stunting,” tutupnya.

Melalui Rembug Stunting ini, pemerintah daerah berharap lahir program-program preventif dan promotif yang mampu meningkatkan edukasi bagi ibu hamil dalam menerapkan pola hidup sehat, demi menjamin tumbuh kembang anak Anambas yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Azmi)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah