Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

Warga Penyengat Soroti Pengelolaan SWRO, Gangguan Air Bersih Terjadi Jelang Lebaran

badge-check


					Surat pemberitahuan UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang tentang gangguan pelayanan air bersih SWRO di Pulau Penyengat akibat kerusakan alat produksi, Senin (16/3/2026). Perbesar

Surat pemberitahuan UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang tentang gangguan pelayanan air bersih SWRO di Pulau Penyengat akibat kerusakan alat produksi, Senin (16/3/2026).

Tanjungpinang – Warga Pulau Penyengat menyoroti terganggunya pelayanan air bersih yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD SPAM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan surat pemberitahuan resmi tertanggal 16 Maret 2026 yang ditandatangani Kepala UPTD SPAM, Heri Jumeiri, disebutkan bahwa pelayanan air bersih dari instalasi SWRO Penyengat dihentikan sementara akibat kerusakan pada alat produksi.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penghentian distribusi air bersih berlaku mulai hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat Pulau Penyengat yang selama ini sangat bergantung pada pasokan air bersih dari sistem tersebut.

Salah seorang warga Pulau Penyengat, Sas mengatakan gangguan tersebut cukup menyulitkan warga, terlebih saat ini masyarakat sedang bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Menjelang Lebaran tentu kebutuhan air bersih sangat tinggi. Warga butuh air untuk kebutuhan rumah tangga, memasak, mencuci, dan juga ibadah. Kalau distribusi air berhenti seperti ini tentu sangat menyulitkan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar pelayanan air bersih dapat kembali normal.

Pulau Penyengat sendiri merupakan kawasan pemukiman sekaligus destinasi wisata sejarah di Kota Tanjungpinang yang setiap tahunnya juga ramai dikunjungi wisatawan saat momen Lebaran.

Warga berharap Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas PUPR segera memperbaiki kerusakan fasilitas SWRO tersebut serta memberikan kepastian kepada masyarakat terkait waktu normalisasi distribusi air bersih. (Reza)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah