Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Wabup Anambas Dorong Penguatan Peran Nelayan di Wilayah Perbatasan

badge-check


					Wakil Bupati Anambas Raja Bayu Gunadian saat membuka Muscab II HNSI Anambas 2025 di Hotel Tarempa Beach, Sabtu(18/10). Perbesar

Wakil Bupati Anambas Raja Bayu Gunadian saat membuka Muscab II HNSI Anambas 2025 di Hotel Tarempa Beach, Sabtu(18/10).

Anambas – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Gunadian, menegaskan bahwa nelayan tidak hanya berperan sebagai pencari ikan, tetapi juga sebagai pahlawan ekonomi dan penjaga kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutan pembukaan Musyawarah Cabang II Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2025 yang digelar di Hotel Tarempa Beach, Sabtu (18/10/2025).

“Nelayan bukan hanya pencari ikan di daerah luas. Tetapi nelayan adalah pahlawan ekonomi dan penjaga kedaulatan bangsa di wilayah perbatasan,” tegas Raja Bayu di hadapan para peserta musyawarah.

Raja Bayu menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur perikanan seperti pelabuhan nelayan, tempat pelelangan ikan, cold storage, serta fasilitas lantai dingin di pulau-pulau strategis.

“Kami sedang berproses untuk mendapatkan pelabuhan perikanan antar pulau. Sebagai daerah kepulauan dengan 98% lautan dan 2% daratan, di situlah letak kedorongan kita sebagai daerah kelautan,” ujarnya.

Beberapa program prioritas pemerintah daerah yang tengah dijalankan meliputi:

– Akses permodalan untuk perluasan usaha tangkap dan pengolahan hasil laut

– Penyediaan BBM bersubsidi dan alat tangkap ramah lingkungan

– Pelatihan serta pendampingan nelayan untuk peningkatan nilai tambah produk

– Pemberdayaan kelompok nelayan perempuan dan generasi muda pesisir

Dalam kesempatan itu, Raja Bayu juga menyampaikan bahwa Bupati Anambas telah bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta untuk mengusulkan pembangunan 22 kampung nelayan, yang diharapkan terealisasi pada tahun 2026.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan perikanan berkelanjutan dengan pendekatan blue economy, yang menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelestarian lingkungan.

“Setiap perahu yang berlayar, setiap bendera yang berkibar di buritan kapal nelayan, adalah simbol kedaulatan bangsa Indonesia. Nelayan bukan hanya pelaku ekonomi, mereka juga penjaga batas negeri ini,” pungkasnya.

Wabup Anambas Raja Bayu Gunadian berfoto bersama peserta dan panitia Muscab II HNSI Anambas 2025 di Hotel Tarempa Beach.

Musyawarah Cabang II HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2025 yang mengusung tema ‘Nelayan Sebagai Motor Penggerak Ekonomi dan Perikanan Berkelanjutan’, menjadi momentum penting untuk menyatukan tekad dan menyusun strategi penguatan sektor kelautan dan perikanan di wilayah perbatasan. (Azmi)

Baca Lainnya

Wabup Anambas Terima Audiensi Anambas Foundation Bahas Pengelolaan Ekosistem Hulu-Hilir

11 September 2026 - 12:04

BLT DD Desa Liuk Disalurkan, Camat Ingatkan Warga Gunakan Bantuan dengan Bijak

10 September 2026 - 15:58

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

Trending di Daerah