Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Ditintelkam Polda Kepri Rangkul Warga Papua di Batam, Jaga Harmoni dan Kamtibmas

badge-check


					Sejumlah masyarakat Papua bersama perwakilan Polda Kepri berfoto bersama seusai kegiatan silaturahmi di Rumah Kemah Gunung Sion, Batam, Sabtu (29/11). Perbesar

Sejumlah masyarakat Papua bersama perwakilan Polda Kepri berfoto bersama seusai kegiatan silaturahmi di Rumah Kemah Gunung Sion, Batam, Sabtu (29/11).

Batam — Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kepulauan Riau menggelar silaturahmi bersama keluarga besar masyarakat Papua di Rumah Kemah Gunung Sion, Yayasan Pemulihan Hati Yang Baru, Batam, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk memperkuat komunikasi serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepri.

Pembina yayasan, Pdt. Mainus Wonda, S.Th, menyampaikan bahwa acara diisi dengan ibadah rohani, persekutuan doa, dan temu ramah bersama mahasiswa Papua yang baru tiba di Batam. Ia menekankan pentingnya kebersamaan serta memastikan para pelajar Papua merasa diterima selama berada di perantauan.

Mainus turut mendukung sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat Kepri. Ia menjelaskan bahwa Rumah Kemah Gunung Sion telah lama membina anak-anak Papua dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, meski berjalan sederhana dan belum banyak dikenal. Ia mengajak para donatur untuk berkunjung dan mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak binaan.

Terkait situasi kamtibmas, Mainus berharap hubungan masyarakat Papua dengan Polda Kepri semakin erat.

“Kami sebagai masyarakat minoritas berharap tidak dimarginalkan dan siap bekerja sama menjaga ketertiban demi kondusivitas Batam dan Kepri,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina IPMAPA, George Julianus, S.Th, menjelaskan bahwa Yayasan Pemulihan Hati Yang Baru saat ini menaungi 13 anak, terdiri dari dua ODGJ, tiga anak bantuan, dan delapan anak terlantar. Seluruh kebutuhan mereka masih ditopang dari kerja fisik para pengurus karena belum memiliki donatur tetap.

George menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polda Kepri. Ia berharap yayasan tetap menjadi tempat pembinaan sekaligus wadah bagi mahasiswa dan masyarakat Papua di Batam. Ia juga mengajak seluruh warga Papua untuk bersatu, menjaga ketertiban, dan ikut menjaga keamanan Kota Batam sebagai rumah bersama.

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan tradisi Barapen atau bakar batu, yang menjadi simbol persatuan, kesederhanaan, dan persamaan hak masyarakat Papua. Melalui kegiatan ini, hubungan Polda Kepri dan masyarakat Papua diharapkan semakin kuat demi terciptanya Kepri yang aman, damai, dan harmonis. (Red)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah