Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Evaluasi Pelayanan Kesehatan Bergerak Anambas Digelar, Kepala Dinkes Tekankan Pemerataan Layanan di Wilayah Terpencil

badge-check


					Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Kepulauan Anambas, Yessy Ariessandy, S.Farm, Apt, M.H.Kes, saat membuka kegiatan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Tahun Anggaran 2025 di Hotel Tarempa Beach, Jumat (12/12). Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Kepulauan Anambas, Yessy Ariessandy, S.Farm, Apt, M.H.Kes, saat membuka kegiatan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Tahun Anggaran 2025 di Hotel Tarempa Beach, Jumat (12/12).

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar Evaluasi Kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kesehatan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Tarempa Beach lantai 2, Jumat (12/12/2025).

Dalam kegiatan evaluasi ini, Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Kepulauan Anambas, Yessy Ariessandy, S.Farm, Apt, M.H.Kes, menyampaikan bahwa program Pelayanan Kesehatan Bergerak merupakan salah satu upaya untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan, terutama di daerah terluar, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

“Melalui pelaksanaan pelayanan kesehatan bergerak, pemerataan pelayanan kesehatan yang merupakan salah satu sasaran dalam pembangunan kesehatan sudah kita laksanakan sebagai ikhtiar meningkatkan akses pelayanan kesehatan di daerah terluar, perbatasan, dan kepulauan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akses yang terbatas masih menjadi tantangan besar di Anambas, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan sangat terpencil. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga tahun 2019, tercatat 2.346 puskesmas berada di kawasan terpencil dan sangat terpencil, tersebar di 274 kabupaten/kota di 30 provinsi. Wilayah-wilayah seperti inilah yang menjadi target utama Pelayanan Kesehatan Bergerak.

Yessy menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas telah melaksanakan kegiatan PKB sebanyak tiga kali. Kegiatan tersebut dilakukan di Desa Kiabu Kecamatan Siantan Selatan (dua kali), Desa Munjan Kecamatan Siantan Timur, serta Desa Bayat Kecamatan Siantan Utara.

“Kita sudah sampai pada akhir pelaksanaan kegiatan. Tentu apa yang sudah kita lakukan harus kita evaluasi agar pelaksanaannya ke depan jauh lebih baik,” tuturnya.

Ia juga meminta seluruh kepala bidang dan kepala puskesmas agar terus memprioritaskan program-program pelayanan kesehatan yang mampu mendekatkan akses bagi masyarakat, terutama di desa-desa yang jauh dari fasilitas kesehatan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Bergerak merupakan ikhtiar kita bersama untuk mendekatkan akses pelayanan bagi masyarakat,” kata Yessy.

Menutup sambutannya, ia berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Anambas.

“Semoga semua upaya kita untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas bisa berjalan lancar dalam mewujudkan Anambas yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.  (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah