Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Rembug Stunting Anambas 2026: Bupati Aneng Tekankan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Generasi Bebas Stunting

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng (tengah), memimpin dan menyampaikan arahan saat kegiatan Rembug Stunting di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas. Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng (tengah), memimpin dan menyampaikan arahan saat kegiatan Rembug Stunting di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi emas bebas stunting melalui kegiatan Rembug Stunting bertema “Strategi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting”.

Kegiatan yang digelar di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Rabu (25/2/2026), menjadi bagian dari Pra Musrenbang Tematik yang memfokuskan pembahasan pada penguatan program percepatan penurunan stunting.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan semata tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tugas bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Keberhasilan program stunting sangat dipengaruhi oleh sektor non-kesehatan, dengan proporsi dukungan mencapai 70 persen. Karena itu, kita membutuhkan sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), prevalensi stunting di Kepulauan Anambas menunjukkan tren penurunan, dari 3,90 persen pada 2024 menjadi 3,79 persen pada 2025. Meski angka tersebut jauh di bawah ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20 persen, Bupati Aneng mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Anambas melanjutkan inovasi bertajuk GASING (Gerakan Anambas Sehat dan Bebas Stunting). Program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, komunitas, individu, perguruan tinggi, hingga dukungan CSR perusahaan.

Bupati juga menginstruksikan para camat untuk memastikan desa dan kelurahan mengalokasikan Dana Desa bagi kegiatan percepatan penurunan stunting. Terdapat lima paket layanan pokok yang harus difasilitasi, yakni layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih, serta layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Selain itu, desa-desa dengan angka stunting tinggi diminta melakukan inovasi program, serta memastikan rutinitas pengukuran dan penimbangan balita di Posyandu berjalan optimal.

Di akhir sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan atas kerja bersama dalam menekan angka stunting. Secara khusus, ia memberikan penghargaan kepada sembilan desa yang telah mencapai status Zero Stunting.

“Sembilan desa ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama. Saya berharap desa-desa lain dapat terinspirasi hingga seluruh wilayah Anambas benar-benar bebas dari stunting,” tutupnya.

Melalui Rembug Stunting ini, pemerintah daerah berharap lahir program-program preventif dan promotif yang mampu meningkatkan edukasi bagi ibu hamil dalam menerapkan pola hidup sehat, demi menjamin tumbuh kembang anak Anambas yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah