Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Reses di Tarempa Timur, Marzuki Tampung Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga BBM Subsidi

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau Marzuki saat menyampaikan aspirasi masyarakat dalam agenda reses di Desa Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (1/5/2026). Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau Marzuki saat menyampaikan aspirasi masyarakat dalam agenda reses di Desa Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (1/5/2026).

Anambas – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau Marzuki melaksanakan agenda reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Desa Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (1/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Kepulauan Anambas Ical, Kepala Desa Tarempa Timur Syawal, serta puluhan tokoh masyarakat setempat.

Dalam agenda tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari pembangunan fasilitas umum hingga persoalan energi bagi masyarakat pesisir. Aspirasi yang dihimpun menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Desa Tarempa Timur, Syawal mengungkapkan pembangunan masjid baru di desa masih terkendala pendanaan. Panitia pembangunan membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp25 juta untuk menyelesaikan tahap pemasangan keramik.

Selain itu, sejumlah pemuda desa mengeluhkan proyek lapangan olahraga yang hingga kini belum terealisasi akibat persoalan birokrasi di tingkat provinsi. Warga lainnya, Fitriana, meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan penghubung kawasan Sedap menuju Puton yang belum diaspal.

Jalan tersebut disebut menjadi akses penting bagi masyarakat setempat. Panjang jalan lebih dari satu kilometer dan dinilai membutuhkan perhatian pemerintah daerah agar mobilitas warga dapat berjalan lebih baik.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan warga, Marzuki menjelaskan kondisi keuangan daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia menyebut dana aspirasi anggota dewan juga mengalami pemangkasan hingga 50 persen.

Meski demikian, Marzuki meminta masyarakat dan pemerintah desa tetap aktif mengajukan proposal melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Menurutnya, pembaruan dokumen usulan setiap tahun sangat penting agar data tidak hilang dari sistem administrasi pemerintah.

“Sekalian mungkin tadi menjawab yang disampaikan Pak Kades, proposal Pak, Bapak sampaikan itu, itu harus diperbarui, Pak. Karena proposal itu sekali masuk dia akan hilang, pada tahun berikutnya tidak akan ada lagi rekam jejak itu jika tidak terlaksana,” tegas Marzuki memberikan pengarahan.

Dalam sesi diskusi, warga juga menyoroti keterbatasan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan tradisional. Seorang warga bernama Jufri menyampaikan kondisi tersebut menyulitkan aktivitas melaut.

Warga lainnya, Ibrahim, mempertanyakan optimalisasi fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) yang dinilai tidak lagi aktif. Masyarakat juga menyuarakan kekhawatiran terkait status pegawai honorer apabila pengelolaan Pelabuhan Antang diserahkan kepada pemerintah kabupaten.

Marzuki memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dibawa ke pembahasan DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Ia juga berjanji mengoordinasikan persoalan BLK serta kebutuhan pembaruan data mesin perahu nelayan agar kuota BBM subsidi dapat disesuaikan.

Menurutnya, hasil reses menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah