Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Bupati Aneng Dampingi BPS Kepri Koordinasi Data Migas di Medco Matak Base

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng bersama Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng saat mengikuti pertemuan koordinasi pendataan sektor migas di Medco Matak Base, Kecamatan Kute Siantan, Senin (11/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan data statistik sektoral dan dukungan sensus ekonomi di wilayah Anambas. Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng bersama Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng saat mengikuti pertemuan koordinasi pendataan sektor migas di Medco Matak Base, Kecamatan Kute Siantan, Senin (11/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan data statistik sektoral dan dukungan sensus ekonomi di wilayah Anambas.

Anambas — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat koordinasi pendataan sektor migas melalui kunjungan kerja ke Medco Matak Base, Kecamatan Kute Siantan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng dan didampingi langsung Bupati Kepulauan Anambas, Aneng. Turut hadir perwakilan SKK Migas, BPKPD, Diskominfotik, serta BPS Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pertemuan itu membahas sinkronisasi data statistik sektoral, khususnya terkait aktivitas industri minyak dan gas bumi yang menjadi salah satu sektor strategis di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam kesempatan itu, Toto mengatakan sensus ekonomi menjadi bagian penting untuk memetakan perkembangan ekonomi daerah dalam kurun waktu panjang, termasuk melihat kontribusi sektor migas terhadap pertumbuhan daerah.

“Melalui sensus ekonomi ini kita bisa melihat perubahan ekonomi selama 10 tahun terakhir, termasuk sektor usaha apa saja yang berkembang maupun yang mengalami penurunan,” ujar Toto.

Ia menyebut pihaknya masih memerlukan sejumlah data teknis tambahan dari sektor migas guna mendukung akurasi pendataan ekonomi daerah.

“Untuk data tertentu memang ada mekanisme dan aturan perusahaan. Nanti akan kami koordinasikan kembali bersama SKK Migas dan pihak perusahaan terkait kebutuhan data tersebut,” katanya.

Menurut Toto, data yang lengkap dan akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Kami berharap seluruh pihak bisa mendukung proses pendataan ini karena hasilnya juga untuk kepentingan pembangunan daerah maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah BPS dalam memperkuat pendataan sektor ekonomi strategis.

“Data yang valid tentu sangat penting karena menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan,” kata Aneng.

Ia berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Anambas dapat kooperatif dan terbuka selama proses pendataan berlangsung.

“Kalau data yang diberikan lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya, tentu pemerintah pusat juga lebih mudah melihat kebutuhan daerah,” ujarnya.

Aneng juga meminta proses sensus ekonomi dilakukan secara maksimal agar hasil yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi riil daerah. (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah