Menu

Mode Gelap
Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Daerah

Dua Siswa SDN 003 Air Sena Anambas Ukir Prestasi di Ajang Menulis Puisi Tingkat ASEAN

badge-check


					Dua siswa SD Negeri 003 Air Sena, Siantan Tengah, Kepulauan Anambas, Olivia Patri Lisa (kiri) dan Angga Sutajiwaka (tengah), didampingi Guru SDN 003 Air Sena, Tarji (kanan), menunjukkan piagam penghargaan usai meraih prestasi pada kompetisi menulis puisi tingkat ASEAN yang diikuti peserta dari sembilan negara. Perbesar

Dua siswa SD Negeri 003 Air Sena, Siantan Tengah, Kepulauan Anambas, Olivia Patri Lisa (kiri) dan Angga Sutajiwaka (tengah), didampingi Guru SDN 003 Air Sena, Tarji (kanan), menunjukkan piagam penghargaan usai meraih prestasi pada kompetisi menulis puisi tingkat ASEAN yang diikuti peserta dari sembilan negara.

Anambas — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Dua siswa SD Negeri 003 Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi menulis puisi tingkat ASEAN yang diikuti peserta dari sembilan negara.

Keberhasilan tersebut disampaikan Guru SD Negeri 003 Air Sena, Tarji, saat diwawancarai wartawan Gennews pada Kamis, (23/7/2026).

Tarji menjelaskan, dua siswa yang mengharumkan nama Anambas itu adalah Olivia Patri Lisa, yang berhasil masuk tiga besar tingkat ASEAN, serta Angga Sutajiwaka, yang meraih 10 besar tingkat ASEAN.

Olivia memperoleh penghargaan melalui puisi bertema pelestarian Ikan Napoleon, salah satu kekayaan laut yang menjadi ikon perairan Anambas. Sementara Angga mengangkat keindahan wisata Pulau Penyali, sehingga memperkenalkan potensi pariwisata daerah melalui karya sastra.

Menurut Tarji, pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan. Para siswa didorong untuk mengangkat kearifan lokal sebagai identitas daerah agar lebih dikenal di tingkat internasional.

“Karya para siswa sengaja mengangkat kearifan lokal dan budaya khas Anambas melalui sastra. Kami ingin memperkenalkan kekayaan alam dan pariwisata Anambas kepada dunia,” ujar Tarji.

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan agenda tahunan yang melibatkan negara-negara di kawasan ASEAN. Pada penyelenggaraan tahun ini, peserta berkompetisi dalam cabang menulis puisi.

“Kompetisi ini merupakan agenda tahunan tingkat ASEAN. Tahun 2025 fokusnya lomba puisi, sedangkan pada 2026 direncanakan akan digelar lomba menulis cerpen tingkat nasional,” katanya.

Tarji berharap capaian Olivia dan Angga menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan literasi dan mencintai sastra.

“Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan sastra sebagai kebanggaan daerah maupun nasional di mata dunia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Aneng Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Tegaskan Anak adalah Fondasi Indonesia Emas 2045

23 Juli 2026 - 10:40

Seluruh Usulan Anambas Disetujui dalam Finalisasi Sinkronisasi RTRW Kepri

22 Juli 2026 - 18:44

Program CKG di Anambas Capai 4.000 Peserta, Pemeriksaan Dilakukan Bertahap per Desa

22 Juli 2026 - 11:50

Anambas Bidik Wisatawan Hong Kong, Tawarkan Pesona “The Hidden Paradise” Indonesia

22 Juli 2026 - 11:47

Pemkab Anambas Genjot Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan BPK RI Sebelum 2 Agustus

21 Juli 2026 - 13:09

Trending di Daerah