Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Aliansi Driver Online Batam Lakukan Restrukturisasi, Lepas Sekum Lama dan Kawal Tarif Resmi

badge-check


					Ketua Umum ADOB, Djafri Rajab. Foto Ist Perbesar

Ketua Umum ADOB, Djafri Rajab. Foto Ist

Gennews.id – Isu panas kembali memanaskan jagat media sosial Batam. Kali ini, sasaran tudingan mengarah ke Aliansi Driver Online Batam (ADOB) yang disebut-sebut menerima bayaran dari raksasa aplikator transportasi daring seperti Grab, Gojek, dan Maxim. Kabar itu menyebar cepat, memicu perdebatan sengit di kalangan driver, bahkan menggoyang kepercayaan sebagian anggota.

Namun, alih-alih bungkam, Ketua Umum ADOB Djafri Rajab memilih maju ke depan. Dengan suara lantang, ia membantah keras tudingan yang menurutnya tidak berdasar itu.

“Kami di ADOB memastikan tidak pernah berbisnis, bekerja sama, atau menerima dalam bentuk apa pun dari pihak aplikator. Hal itu jelas melanggar kode etik organisasi kami, dan kami memegang prinsip ini sejak awal berdiri,” tegas Djafri, Jumat (8/8), kepada awak media.

Djafri menegaskan, ADOB lahir dari semangat solidaritas dan perjuangan murni para pengemudi, bukan menjadi “perpanjangan tangan” aplikator. Tuduhan ini, menurutnya, bukan hanya menyerang nama baik organisasi, tapi juga berpotensi memecah belah persatuan di lapangan.

“Kami ingin menegaskan kepada seluruh anggota dan masyarakat bahwa perjuangan kami murni untuk kesejahteraan driver. Tidak ada kompromi dalam hal ini,” tambahnya.

 

Restrukturisasi dan Perpisahan dengan Sekum Lama

Tak hanya klarifikasi, Djafri juga mengumumkan kabar penting: restrukturisasi pengurus ADOB. Dalam rapat resmi pada 8 Agustus 2025, posisi Sekretaris Umum yang sebelumnya dijabat Gusril digantikan oleh Desvi Ultra Hendri sebagai Pelaksana Tugas Harian Sekretaris Umum.

Gusril, kata Djafri, telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sekaligus keluar dari keanggotaan ADOB.

“Restrukturisasi ini wajar dalam organisasi. Saudara Gusril telah mengundurkan diri dan tidak lagi menjadi bagian dari ADOB. Kami menghormati keputusannya, dan melangkah maju dengan formasi baru demi kemajuan bersama,” jelas Djafri.

Desvi Ultra Hendri, pengurus baru yang ditunjuk, mengaku siap memikul amanah tersebut.

“Ini tanggung jawab yang besar, dan saya akan berusaha menjaga marwah Hb ADOB sebagai organisasi yang independen dan berpihak pada kepentingan driver,” ucap Desvi.

Rapat Etik Internal ADOB, Jumat (8/8). Foto Ist

Suara dari Lapangan

Di sisi lain, sejumlah anggota ADOB menyambut baik klarifikasi dan restrukturisasi ini. Bagi mereka, langkah cepat pengurus adalah sinyal bahwa organisasi masih berdiri tegak membela anggotanya.

“Isu itu bikin resah, tapi setelah dengar langsung penjelasan ketua, kami jadi lebih tenang. Saya berharap ADOB tetap kompak dan tidak goyah oleh fitnah,” kata Frans, salah satu driver online roda empat yang tergabung dalam ADOB.

Seorang driver roda dua, Samuel, juga menyampaikan dukungannya.

“Bagi kami, yang penting ADOB terus perjuangkan tarif sesuai SK Gubernur. Soal isu-isu seperti itu, pasti akan ada saja, yang penting kita solid,” ujarnya.

 

Fokus Kawal Tarif Sesuai SK Gubernur

Meski diguncang isu dan pergantian pengurus, Djafri memastikan fokus perjuangan ADOB tidak berubah, tetap mengawal penerapan tarif sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami akan terus memperjuangkan tarif sesuai SK Gubernur No. 1080 untuk roda empat (R4) dan SK Gubernur No. 1113 untuk roda dua (R2), sampai semua aplikator mematuhinya. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Dengan penegasan ini, ADOB berharap rumor yang beredar bisa diluruskan, dan para driver tetap solid di bawah bendera perjuangan bersama, dan tak lupa kami ucapkan terimakasih banyak atas jasa dan pengabdian Sdr. Gusril terhadap ADOB. (Wins)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah