Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Anambas Rancang Strategi Ekonomi: Dari UMKM, BUMD Pangan hingga Ekonomi Biru

badge-check


					Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda KKA, Ody Karyadi, Rabu (1/10). Perbesar

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda KKA, Ody Karyadi, Rabu (1/10).

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyiapkan serangkaian strategi untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda KKA, Ody Karyadi, menyebut penguatan UMKM, ketahanan pangan, hingga ekonomi biru akan menjadi pilar utama pembangunan.

“Kita akan bangun dan menguatkan pelaku UMKM. Seperti yang sudah kita lakukan yakni dana bergulir kepada UMKM di Anambas,” kata Ody saat di wawancara di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025).

Selain penguatan UMKM, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya distribusi barang masuk ke Anambas yang kerap terkendala faktor geografis. Menurut Ody, biaya konstruksi dan logistik di wilayah kepulauan ini bahkan menjadi salah satu yang termahal di Indonesia.

Untuk memperkuat sektor pangan, Pemkab berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan. Lembaga ini akan menjadi penopang stabilitas harga sekaligus membuka ruang pengolahan hasil pertanian lokal.

“BUMD tersebut nantinya akan mengolah gabah menjadi padi karena sangat berpotensi dan menarik. Coba lihat, di Jemaja sudah buka lahan,” ujarnya.

Strategi lain yang sedang dikaji yakni skema kredit lunak bagi UMKM. Pemerintah daerah menanggung bunga, sementara pokok pinjaman tetap ditanggung pelaku usaha. Ody menilai langkah ini bisa memberi ruang tumbuh bagi sektor ekonomi produktif.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada serapan tenaga kerja lokal di sektor migas. Bupati Anambas, kata Ody, tengah mendorong perusahaan-perusahaan migas agar merekrut pekerja dari daerah.

Tidak berhenti di situ, Pemkab juga berupaya memperbaiki iklim investasi. Sejumlah hambatan yang masih ditemui adalah ketiadaan rencana tata ruang serta perizinan yang belum terintegrasi.

“Insyallah tahun depan, semua permasalahan yang ada bisa di-clearkan,” ucap Ody.

Visi jangka panjang Pemkab turut mengarah pada konsep ekonomi biru. Fokusnya pada pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, sejalan dengan proyeksi kebutuhan pangan global.

“Karena tahun 2040, pertumbuhan penduduk dunia ini naik menjadi 35 persen. Tentunya, yang menjadi perhatian yakni sumber makanan, makanya perlu kita jaga SDA kita,” tutur Ody.

Menurut dia, Dekranasda yang baru dilantik juga akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung UMKM kreatif dan produk lokal Anambas. (Azmi)

Baca Lainnya

Wabup Anambas Terima Audiensi Anambas Foundation Bahas Pengelolaan Ekosistem Hulu-Hilir

11 September 2026 - 12:04

BLT DD Desa Liuk Disalurkan, Camat Ingatkan Warga Gunakan Bantuan dengan Bijak

10 September 2026 - 15:58

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

Trending di Daerah