Menu

Mode Gelap
Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Daerah

Festival Layang-Layang Aduan Perdana Resmi Digelar, Wabup Raja Bayu Ajak Lestarikan Permainan Tradisional

badge-check


					Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, memberikan sambutan saat membuka Festival Layang-Layang Aduan ke-1 Kabupaten Kepulauan Anambas di Pelataran Masjid Agung Baitul Ma'mur, Sabtu (1/8/2026). Perbesar

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, memberikan sambutan saat membuka Festival Layang-Layang Aduan ke-1 Kabupaten Kepulauan Anambas di Pelataran Masjid Agung Baitul Ma'mur, Sabtu (1/8/2026).

Anambas — Festival Layang-Layang Aduan ke-1 Kabupaten Kepulauan Anambas resmi dibuka di Pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur, Sabtu (1/8/2026). Pembukaan ditandai dengan pembacaan basmalah dan pelepasan layang-layang secara simbolis oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian.

Festival yang digelar untuk pertama kalinya ini menjadi ajang pelestarian permainan tradisional sekaligus wadah mempererat kebersamaan masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Raja Bayu menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Komunitas PELANGI, dan seluruh panitia yang telah menggagas serta menyelenggarakan festival tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada KORMI, Komunitas PELANGI, dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan Festival Layang-Layang Aduan pertama di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Raja Bayu.

Ia berharap permainan tradisional layang-layang aduan atau yang dikenal masyarakat Anambas dengan sebutan leleng dapat terus dilestarikan dan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Menurutnya, kekayaan budaya lokal perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Selain itu, Raja Bayu juga mendorong KORMI untuk menghidupkan kembali berbagai olahraga dan permainan tradisional lainnya yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Anambas.

“Ke depan kami berharap KORMI juga dapat mengangkat kembali olahraga rakyat seperti gasing, sehingga budaya dan permainan tradisional kita tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi penerus,” katanya.

Pembukaan festival ditandai dengan pelepasan layang-layang secara simbolis sebagai tanda dimulainya perlombaan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap Festival Layang-Layang Aduan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan dan memperkuat sektor pariwisata daerah. (Azmi/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Renovasi Kantor Imigrasi Batam Rp46,8 Miliar Dimulai, Persetujuan SIMBG Masih Berproses

1 Agustus 2026 - 19:35

Sekda Beberkan Alasan Pemprov Kepri Usulkan Eks Aspidsus Jadi Kepala Biro Hukum

1 Agustus 2026 - 14:02

GAMNR Kritik Rencana Pengangkatan Eks Aspidsus Kejati Jadi Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri

1 Agustus 2026 - 12:41

Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Tinjau Kesiapan Venue Olahraga

1 Agustus 2026 - 11:21

Sensus Ekonomi Anambas Capai 74,11 Persen, Pemkab dan BPS Kejar Target Rampung Pertengahan Agustus

31 Juli 2026 - 14:35

Trending di Daerah