Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

GAMNR Tolak Rencana Utang Pemprov Kepri untuk Bangun Tugu Bahasa

badge-check


					GAMNR Tolak Rencana Utang Pemprov Kepri untuk Bangun Tugu Bahasa Perbesar

Tanjungpinang – Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) menyatakan keberatan atas rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang akan meminjam dana dari Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) untuk membiayai pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat.

Ketua GAMNR, Said Ahmad Syukri atau yang akrab disapa Sasjoni, menegaskan bahwa langkah meminjam dana dengan membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di masa depan tidak tepat jika hanya digunakan untuk proyek seremonial.

“Utang daerah adalah beban generasi mendatang. Kalau hanya untuk membangun tugu, itu bukan prioritas, apalagi saat rakyat masih menghadapi persoalan air bersih, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja,” tegas Sasjoni melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/08).

Menurut GAMNR, pembangunan Tugu Bahasa sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan perencanaan APBD yang transparan dan berkeadilan, bukan melalui skema pinjaman yang berpotensi membebani fiskal daerah.

Adapun tuntutan GAMNR adalah sebagai berikut:

1. Gubernur Kepri meninjau kembali rencana pinjaman ke BRKS untuk pembangunan Tugu Bahasa.

2. Mengutamakan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat Kepri.

3. Membuka dialog publik terkait skala prioritas pembangunan daerah agar kebijakan tidak hanya berorientasi pada proyek seremonial.

“Jangan gadaikan masa depan rakyat hanya untuk sebuah tugu. Utang itu tanggungan seluruh masyarakat Kepri, bukan sekadar pencitraan politik,” tutup Sasjoni. (red)

Baca Lainnya

BLT DD Desa Liuk Disalurkan, Camat Ingatkan Warga Gunakan Bantuan dengan Bijak

10 September 2026 - 15:58

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

Trending di Daerah