Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Peliputan Kunker Kapolda Kepri di Anambas Terkendala, Wartawan Soroti Pengaturan di Lapangan

badge-check


					Sejumlah wartawan dari berbagai media di Kabupaten Kepulauan Anambas berfoto bersama saat akan meninggalkan lokasi penyambutan kunjungan kerja Kapolda Kepri, Rabu (13/5/2026), setelah peliputan dinilai tidak berjalan optimal. Perbesar

Sejumlah wartawan dari berbagai media di Kabupaten Kepulauan Anambas berfoto bersama saat akan meninggalkan lokasi penyambutan kunjungan kerja Kapolda Kepri, Rabu (13/5/2026), setelah peliputan dinilai tidak berjalan optimal.

Anambas – Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (13/5/2026), diwarnai kendala peliputan yang dialami sejumlah wartawan di lokasi kegiatan.

Kapolda Kepri tiba dan disambut jajaran Polres Kepulauan Anambas di kawasan Anambas Resort. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kondisi personel di wilayah perbatasan serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal.

Sejak awal, area penyambutan telah dipadati personel kepolisian dan unsur protokoler dengan pengamanan yang terlihat lebih ketat dari biasanya.

Sebanyak 13 wartawan dari berbagai media hadir untuk meliput. Mereka telah menunggu sejak sebelum rombongan tiba, dengan harapan dapat mengambil dokumentasi serta melakukan wawancara singkat.

Namun di lapangan, akses peliputan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sejumlah wartawan mengaku tidak mendapat ruang yang cukup untuk mendekati titik kegiatan, termasuk tidak diberi kesempatan melakukan doorstop.

Pembatasan semakin terasa setelah adanya larangan pengambilan gambar pada bagian tertentu dari kegiatan. Kondisi tersebut mempersempit ruang gerak wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Selain itu, pengaturan di lapangan dinilai tidak konsisten. Wartawan menyebut sempat diperbolehkan berada di area tertentu, namun tidak lama kemudian diminta bergeser tanpa penjelasan yang memadai.

Minimnya pengarahan awal terkait teknis peliputan juga menjadi sorotan. Hingga kegiatan berlangsung, tidak ada penjelasan rinci mengenai batasan area maupun skema peliputan yang dapat diakses media.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah wartawan memilih meninggalkan lokasi sebelum kegiatan utama dimulai karena menilai peliputan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Padahal, keberadaan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama terkait agenda pimpinan kepolisian di daerah.

Sementara itu, wartawan gennews.id telah mengonfirmasi hal ini kepada Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, melalui pesan singkat WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan. (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah