Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Pemko Tanjungpinang Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat Gratis Berbasis Asrama

badge-check


					Gedung Sekolah Rakyat (SR) Rintisan 1c di Kota Tanjungpinang yang tengah dipersiapkan untuk program pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga miskin, Jum'at (8/9).(Foto: Istimewa) Perbesar

Gedung Sekolah Rakyat (SR) Rintisan 1c di Kota Tanjungpinang yang tengah dipersiapkan untuk program pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga miskin, Jum'at (8/9).(Foto: Istimewa)

Tanjungpinang – Hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, terus mematangkan persiapan pembukaan Sekolah Rakyat (SR) rintisan 1c, yang merupakan program pendidikan gratis berbasis asrama (boarding school) untuk anak-anak dari keluarga miskin.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan bahwa saat ini pemko masih menunggu penetapan Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Pusat terkait kapan pelaksanaannya.

Program SR rintisan ini dijadwalkan mulai berjalan pada September 2025. Tahap awal untuk 100 siswa, dengan rincian untuk pelajar SD 50 siswa, pelajar SMP 25 siswa dan sisanya pelajar SMA 25 siswa dengan empat rombongan belajar (rombel).

“Siswa SR Rintisan 1c di Tanjungpinang ini sudah ditetapkan melalui SK Wali Kota Tanjungpinang sebanyak 100 calon Peserta didik,” kata Zulhidayat.

Ia menerangkan, sebelumnya calon siswa yg ditetapkan ini sudah diverifikasi dan divalidasi oleh Dinas Sosial bersama pendamping sosial PKH, di semua kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Calon siswa SR diprioritaskan bagi anak usia sekolah dari keluarga miskin, yg masuk desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Peserta didik ini sudah diseleksi melalui berbagai tahapan, mulai dari administrasi untuk memastikan bahwa mereka termasuk dalam desil 1 dan 2 DTSEN, kemudian kunjungan rumah, dan wawancara dengan orang tua,” paparnya.

Zulhidayat menegaskan, untuk saat ini sedang dipersiapkan Sarana dan Prasarana, yang saat ini sudah mencapai 85 persen. Begitu juga dengan persiapan pengusulan calon tenaga pendidik lainnya untuk SR, yaitu Tenaga Tata Usaha, Operator Dapodik, Bendahara Sekolah, Wali Asrama, Wali Asuh, Tenaga Kesehatan yang berasal dari Pemerintah Daerah melalui Redistribusi Penugasan PNS.

“Begitu juga dengan Tenaga Outsourcing lainnya seperti Tenaga Keamanan, Juru Masak dan Cleaning Service,” sebutnya.

Selain itu sambung Zulhidayat, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk peserta didik, yang dilaksanakan sebelum kegiatan MPLS. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas terdekat dari Sekolah Rakyat. (Rls/red)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah