Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Program CKG di Anambas Capai 4.000 Peserta, Pemeriksaan Dilakukan Bertahap per Desa

badge-check


					Tenaga kesehatan Puskesmas Tarempa melakukan pemeriksaan tekanan darah kepada peserta dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (22/7/2026). Perbesar

Tenaga kesehatan Puskesmas Tarempa melakukan pemeriksaan tekanan darah kepada peserta dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (22/7/2026).

Anambas — Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Kepulauan Anambas terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juli 2026, jumlah masyarakat yang telah mengikuti program tersebut telah menembus 4.000 orang dari target 13.000 peserta.

Kepala Puskesmas, Selasri Rabia Januarty, mengatakan program CKG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM) di masyarakat.

“Program CKG ini dilaksanakan bertahap per desa untuk mencakup seluruh wilayah kerja Puskesmas. Target kita 13.000 orang dan saat ini capaian sudah melebihi 4.000 orang,” ujar Selasri dalam wawancara doorstop, Rabu (22/7/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah untuk mendeteksi hipertensi, pemeriksaan asam urat, gula darah, serta kolesterol. Khusus pemeriksaan gula darah dan kolesterol, masyarakat diminta datang dalam kondisi berpuasa agar hasil pemeriksaan lebih akurat.

Menurut Selasri, sasaran program tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga peserta didik melalui kunjungan ke sekolah-sekolah.

Saat ini, kegiatan pemeriksaan dipusatkan di kantor sekretariat wilayah pesisir timur dan dilaksanakan secara bertahap di setiap desa agar seluruh wilayah kerja Puskesmas dapat terlayani.

Ia menambahkan, setiap warga akan memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis satu kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Selasri berharap program tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga risiko penyakit tidak menular dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius.

“Harapan kami, masyarakat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya agar kondisi kesehatannya dapat diketahui lebih awal. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga dapat mencegah komplikasi penyakit tidak menular,” pungkasnya. (Azmi)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan

3 September 2026 - 12:30

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Trending di Daerah