Tanjungpinang — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di jantung pemerintahan Provinsi Kepri itu menjadi bagian dari gerakan nasional untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat.
Aksi tersebut diprakarsai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau bersama Satpol PP Kabupaten Bintan dan Satpol PP Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini juga melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.
Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.4/e.905/BAK tentang Pelaksanaan Indonesia ASRI Nasional.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu dipimpin langsung Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Diawali dengan jalan santai bersama, peserta kemudian melaksanakan gotong royong massal dari bundaran Tugu Logo Provinsi Kepri menuju Stadion Dompak, Gedung TVRI, hingga Aula Wan Sri Beni.
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan juga dirangkai dengan donor darah, pasar murah, penataan taman, penghijauan, serta nonton bersama Piala Dunia di Aula Wan Sri Beni.
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, mengatakan pihaknya bersama Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari transformasi pelayanan kepada masyarakat.
“Hakikat kegiatan ini adalah bagian dari gerakan humanis Satpol PP dan Satlinmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami tidak hanya melakukan pengamanan dan penindakan, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini sesuai dengan tagline kami, yaitu SIAP (Sigap, Integritas, Akuntabel, dan Profesional),” ujar Guntur Sakti.
Menurutnya, kegiatan yang mengusung tema “Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat” diharapkan semakin memperkuat budaya gotong royong sekaligus mendukung program kebersihan lingkungan yang selama ini rutin dilaksanakan setiap hari Kamis atas arahan Gubernur Kepri.
Selama kegiatan berlangsung, ratusan personel bersama peserta gotong royong tampak membersihkan berbagai titik di kawasan Dompak. Mereka memotong rumput di sepanjang jalan utama, mengumpulkan sampah plastik, hingga merapikan tanaman di sejumlah area ruang terbuka hijau.
Guntur berharap Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Harapan kami, gerakan ini tidak hanya diikuti oleh aparatur pemerintah, tetapi juga meluas menjadi budaya di seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah rumah tangga,” pungkasnya. (Tumarmi)













