Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Sekda Anambas Koordinasikan Penanganan Banjir Rob yang Rendam Sejumlah Titik di Tarempa

badge-check


					Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar saat di wawancara, Sabtu(6/12) Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar saat di wawancara, Sabtu(6/12)

Anambas, (Adv) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mengerahkan seluruh kekuatan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, hingga masyarakat, untuk mengantisipasi dan menangani banjir rob yang melanda sejumlah kawasan di Tarempa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar, SH, MM., menyampaikan hal itu di Rumah Dinas Bupati yang difungsikan sebagai posko siaga bencana, Sabtu (6/12/2025) malam.

Menjelaskan langkah darurat yang telah dilakukan, Sahtiar menyebut tim gabungan turun langsung memberikan imbauan, sosialisasi, dan membantu pengamanan rumah warga terdampak.

“Jadi memang tim melakukan himbauan, sosialisasi kepada masyarakat untuk berjaga-jaga, untuk berhati-hati. Nah itu yang harus dilakukan,” ujar Sahtiar kepada gennews.id.

Ia menambahkan, banjir rob yang terjadi merupakan fenomena alam tahunan yang sulit diprediksi. Karena itu, upaya antisipasi jangka panjang perlu dipersiapkan masyarakat, termasuk meninggikan rumah atau memindahkan barang-barang ke tempat lebih tinggi.

“Saya berharap masyarakat yang rumahnya rendah untuk tetap berupaya mengantisipasi barang-barangnya. Jika memungkinkan, rumah juga bisa lebih ditinggikan lagi,” lanjutnya.

Pemantauan di lapangan menunjukkan titik terparah berada di kawasan Patimura, Raden Saleh (sekitar SMP 2), dan Sritanjung. Kendati air merendam rumah warga, tidak ada laporan korban jiwa. Sebagian warga mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman sebelum kembali ketika air surut.

Sahtiar memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan sudah disiapkan. Bila situasi mengharuskan, evakuasi akan dilakukan dengan titik kumpul di Masjid Agung. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama terkait keamanan barang berharga dan instalasi listrik.

“Bila air masuk sedikit saja ke aliran listrik, itu sudah pasti menyebabkan konsleting. Sekurang-kurangnya amankanlah barang elektronik, takut nanti terjadinya percikan listrik ke air, menyebabkan kerugian buat masyarakat kita. Hal itu yang selalu kita mitigasikan dan himbau ke masyarakat,” pungkasnya. (Azmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah