Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Tekan Pengangguran, Amsakar Serahkan Sertifikat Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Batam

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada peserta pelatihan di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Rabu (3/12) Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada peserta pelatihan di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Rabu (3/12)

Batam — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi menutup Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi dan Peningkatan Produktivitas Tingkat Daerah Kabupaten/Kota yang digelar di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Batuaji, Rabu (3/12/2025). Program yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini bertujuan meningkatkan kualitas serta daya saing tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi pasar kerja.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan di Batam bukan disebabkan oleh kurangnya sumber daya manusia, melainkan terbatasnya kesempatan kerja yang belum sebanding dengan jumlah penduduk usia produktif. Karena itu, pemerintah terus mendorong pelatihan berbasis kompetensi agar masyarakat memiliki sertifikasi resmi yang dibutuhkan dunia industri.

Ia juga menyebut pelatihan berbasis sertifikasi merupakan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran. Saat ini, tingkat pengangguran terbuka di Batam berada di angka 7,86 persen. Menurutnya, peningkatan keterampilan menjadi kebutuhan mendesak yang harus melibatkan peran bersama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat.

Amsakar menegaskan komitmennya memperluas peluang bagi tenaga kerja lokal untuk terserap di berbagai sektor industri. Ia berharap pola rekrutmen melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) tidak lagi menjadi prioritas utama, mengingat Batam memiliki sumber daya manusia yang kompeten.

“Saya berharap ke depan rekrutmen melalui PJTKI tidak perlu menjadi prioritas. Utamakan tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar yang disambut tepuk tangan peserta pelatihan.

Ia optimistis, jika pelatihan kompetensi dilakukan secara berkelanjutan, Batam dapat menjadi kota dengan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada para peserta sebagai bukti kelulusan dan kesiapan mereka terjun ke dunia kerja. Momen ini sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program pengembangan SDM demi menekan pengangguran dan meningkatkan produktivitas daerah. (Nof)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Ketua DPRD Batam Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna

21 Oktober 2026 - 19:49

Trending di Batam