Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Bupati Aneng Buka Festival Permainan Rakyat di Siantan: “Budaya Jangan Sampai Hilang”

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas Aneng membuka Festival Permainan Rakyat Lomba Gasing dan Lempar Batu Dokong/Gendong se-Kecamatan Siantan di Lapangan Bola Kaki Sulaiman Abdullah, Selasa (15/9/2026). Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas Aneng membuka Festival Permainan Rakyat Lomba Gasing dan Lempar Batu Dokong/Gendong se-Kecamatan Siantan di Lapangan Bola Kaki Sulaiman Abdullah, Selasa (15/9/2026).

Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, resmi membuka Festival Permainan Rakyat berupa Lomba Gasing dan Lempar Batu Dokong/Gendong se-Kecamatan Siantan. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Bola Kaki Sulaiman Abdullah, Selasa (15/9/2026).

Festival ini dihadiri sejumlah perangkat daerah, Camat Siantan, Lurah Tarempa, kepala sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Siantan, Ketua Perkumpulan Pusaka Mada, panitia, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Aneng mengapresiasi pihak penyelenggara dan PT Meko Energi yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan festival tersebut.

“Kalau banyak tuh bagi banyak sikit, jangan sikit. Kalau nak bantu, bantu betul. Kalau tidak, tidak” ujarnya.

Aneng mengatakan pelestarian budaya dan permainan tradisional perlu menjadi perhatian bersama agar tidak hilang ditelan zaman. Ia menyoroti sejumlah permainan khas yang dahulu sering dimainkan anak-anak, namun kini mulai jarang ditemukan.

“Namanya budaya, adat dan budaya itu jangan sampai hilang. Aku tengok tak ada main selobang. Tarik-tarik upe tak ada. Itu kita main kecil-kecil dulu” kenangnya.

Ia kemudian meminta panitia dan masyarakat mendata seluruh permainan rakyat yang masih ada di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Menurutnya, pendataan tersebut penting untuk mengetahui dan menjaga keberadaan permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya daerah.

“Kalau kita perhitungan 52 desa, 2 kelurahan maka kita ada 52 permainan. Itu dulu satu. Kalau sempat satu desa dua, berapa? 100 lebih. Nah bapak harus mencari itu semua” tegasnya.

Bupati Aneng juga menilai tidak semua permainan rakyat memiliki karakter yang sama. Ada permainan yang sudah dikenal secara luas di berbagai daerah, namun ada pula permainan yang menjadi ciri khas suatu wilayah.

“Itu kan kubang kekhasan Anambas. Kalau di Lingga apa lagi, kalau di Karimun apa lagi. Ada daerah-daerah masing-masing. Nah itu harus dilestarikan, itu harus dinaikkan” jelasnya.

Menurut Aneng, keberadaan permainan tradisional merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya yang harus terus dikenalkan kepada generasi muda.

“Budaya itu adalah warisan yang akan kita turunkan sampai ke anak cucu kita kelak. Budaya tidak boleh hilang dan tidak boleh pudar dari bumi yang kita injak. Karena kita lahir adalah dari kebudayaan dan kebersamaan” tutup Bupati.

Dengan mengucapkan Bismillah, Bupati Aneng kemudian secara resmi membuka Festival Permainan Rakyat Kecamatan Siantan. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Anambas Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026, Fraksi Soroti Kemandirian Fiskal

16 September 2026 - 12:25

Bimtek SP4N-LAPOR! Dibuka, Sekda Kepri Dorong Respons Pengaduan Lebih Cepat

15 September 2026 - 16:02

PT Medco Energy Kembali Gelar Festival Permainan Rakyat di Siantan

15 September 2026 - 15:56

Terima Bantuan Tangki dan Pompa Air, Bupati Anambas: Tolong Dijaga Baik-baik

15 September 2026 - 08:47

DPRD Anambas Desak Pemda Perhatikan Kesehatan Warga di Tengah Kabut Asap

14 September 2026 - 19:45

Trending di Daerah