Anambas – Potensi peternakan ayam petelur di tingkat desa mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Ketua Komisi III DPRD Anambas, Adnan, turun langsung meninjau peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Amanah di Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Selasa (11/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan usaha peternakan sekaligus mengetahui sejauh mana pengelolaan BUMDes mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Di lokasi, Adnan meninjau kondisi kandang dan tata kelola pemeliharaan ayam. Ia juga berdialog dengan pengelola untuk mengetahui proses produksi, kendala operasional hingga peluang pengembangan usaha ke depan.
Menurut Adnan, keberadaan peternakan ayam petelur yang dikelola desa merupakan salah satu potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Ia mendorong pengelola BUMDes tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan telur di tingkat desa. Pengelolaan harus terus ditingkatkan agar kapasitas produksi mampu berkembang dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Adnan juga menekankan pentingnya efisiensi dalam manajemen peternakan serta menjaga kualitas produksi. Dengan pengelolaan yang semakin baik, usaha tersebut dinilai berpeluang menjadi salah satu sumber pendapatan desa sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Dari hasil peninjauan, BUMDes Amanah saat ini membina sekitar 395 ekor ayam petelur. Usaha tersebut telah berjalan selama kurang lebih delapan bulan.
Pengelola BUMDes Amanah, Desniwati, menyampaikan bahwa produksi telur setiap harinya masih mengalami fluktuasi. Dalam kondisi tertentu, produksi berada pada kisaran 30 hingga 50 butir telur per hari, salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca.
Kondisi tersebut menjadi salah satu catatan dalam pengembangan usaha peternakan agar produksi dapat lebih stabil. Peningkatan tata kelola, pemeliharaan, pakan serta manajemen produksi menjadi bagian penting untuk menjaga produktivitas ayam.
Bagi DPRD, pengembangan peternakan desa tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana hasilnya dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyatakan akan menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendorong kebijakan yang mendukung pengembangan sektor peternakan dan usaha ekonomi desa.
Melalui peninjauan tersebut, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan BUMDes diharapkan dapat semakin kuat. Pengembangan peternakan ayam petelur di Desa Teluk Siantan pun diharapkan tidak hanya menjadi usaha desa, tetapi dapat tumbuh menjadi salah satu pemasok kebutuhan telur bagi masyarakat di tingkat kabupaten. (Reza)













