Anambas — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Forum Kemitraan Pengelolaan Fasilitas Kesehatan bersama Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Senin (27/7/2026). Forum yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Sahtiar itu membahas berbagai langkah untuk memastikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat tetap berjalan optimal.
Mewakili Bupati Kepulauan Anambas, Sahtiar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, meski di tengah tantangan kondisi keuangan daerah.
“Meski terdapat beban anggaran pada daerah, kami pastikan pelayanan kesehatan masyarakat Anambas tidak boleh berhenti. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Sahtiar saat membuka forum.
Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah evaluasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan.
Salah satu isu yang dibahas adalah tingginya beban kerja tenaga kesehatan di lapangan serta belum tuntasnya penyelesaian kewajiban finansial atau tunggakan hak BPJS kepada fasilitas kesehatan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
“Tujuan kita hari ini adalah menyamakan persepsi, menerima masukan dari BPJS, dan mencari solusi agar tidak ada lagi kendala administratif yang menghambat pelayanan,” kata Sahtiar.
Dalam forum tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang turut memaparkan kondisi pelaksanaan Program JKN di Kabupaten Kepulauan Anambas, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para peserta untuk merumuskan langkah penyelesaian.
Sahtiar mengatakan pembahasan tidak berhenti pada forum tersebut. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan melanjutkan koordinasi melalui Forum Komunikasi lintas sektor yang digelar keesokan harinya guna memperoleh solusi yang lebih komprehensif.
Forum lanjutan itu akan melibatkan berbagai instansi terkait agar setiap persoalan yang berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Di awal kegiatan, Sahtiar juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan rapat karena adanya benturan agenda dengan kegiatan BPKP dan KPPN. Ia juga menyampaikan bahwa Bupati dan Wakil Bupati berhalangan hadir karena sedang melaksanakan agenda pemerintahan lainnya. (Azmi)













