Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

PSMM Tanjungpinang Bergerak! Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar: “Ini Duka Kita Semua”

badge-check


					Pengurus dan relawan Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) Tanjungpinang berfoto bersama sebelum turun ke lapangan menggalang dana untuk korban banjir besar di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Rabu(3/12) Perbesar

Pengurus dan relawan Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) Tanjungpinang berfoto bersama sebelum turun ke lapangan menggalang dana untuk korban banjir besar di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Rabu(3/12)

Tanjungpinang — Tiga provinsi di Pulau Sumatra sedang berduka. Banjir besar dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meninggalkan jejak kerusakan parah, ribuan rumah hanyut, hingga warga yang kehilangan anggota keluarga. Di tengah kabar pilu itu, solidaritas mengalir dari Kota Tanjungpinang, Rabu(3/12/2025).

Flyer resmi PSMM Tanjungpinang yang mengajak masyarakat turut serta dalam aksi kemanusiaan bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui gerakan ini, warga di perantauan diharapkan dapat meringankan beban para penyintas bencana.

Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) Kota Tanjungpinang turun ke jalan menggelar aksi galang dana kemanusiaan yang dipimpin Koordinator Lapangan Riswandi, S.Ag. Aksi ini sudah berlangsung sejak Sabtu (29/11/2025) dan dilakukan secara resmi setelah mendapatkan izin dari Kapolresta Tanjungpinang dan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang.

“Kami melakukan ini karena hati kami terpanggil. Apa yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah duka kita bersama,” ujar Riswandi dengan mata berkaca-kaca.

Bencana Besar di Tiga Provinsi: Rumah Hanyut, Akses Terputus, Ribuan Mengungsi

Curah hujan ekstrem memicu banjir bandang dan longsor di berbagai wilayah. Sungai meluap, jalan terputus, jembatan roboh, dan kawasan pemukiman rata dengan lumpur.

Aceh: banyak wilayah terendam, akses transportasi terputus, ratusan warga terpaksa dievakuasi dalam kondisi mendesak.

Sumatera Utara: menjadi wilayah dengan dampak terparah korban jiwa meningkat, sejumlah desa terisolasi, dan operasi pencarian masih terus dilakukan.

Sumatera Barat: banjir bandang menerjang permukiman, menghanyutkan rumah, dan merusak fasilitas umum.

Posko darurat kini dibanjiri pengungsi: anak-anak, lansia, hingga ibu yang menggendong bayi, semuanya berharap bantuan cepat datang.

Aksi Kemanusiaan yang Menggerakkan Hati Warga Tanjungpinang

Seorang warga pasar memasukkan donasi ke dalam kotak amal saat Relawan PSMM Tanjungpinang melakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di tengah lalu lalang kendaraan dan aktivitas warga, para relawan PSMM berdiri dengan kotak amal dan spanduk besar bertuliskan “Peduli Bencana Sumatra”. Masyarakat terlihat antusias mulai dari pelajar, pedagang, hingga pengendara yang melintas  semuanya ikut menyumbang.

“Ada bapak-bapak buruh harian yang datang hanya untuk menyumbangkan Rp 10 ribu. Katanya ini untuk saudara yang sedang kesusahan. Itu sangat menyentuh,” cerita Riswandi.

PSMM memastikan setiap donasi akan disalurkan ke titik-titik terdampak paling parah melalui jalur resmi agar tepat sasaran dan tidak terhambat birokrasi.

Ajakan Terbuka untuk Semua Masyarakat

PSMM Tanjungpinang berharap gerakan kecil ini bisa menjadi energi besar untuk membantu sesama.

“Kami mengajak semua pihak ikut bergerak. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujar Riswandi.

Ia menegaskan bahwa bencana ini bukan hanya milik satu daerah, tetapi bencana kemanusiaan yang harus ditangani bersama. (Reza)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah